Paser - Kepolisian terus memperkuat kehadiran di tengah masyarakat pesisir melalui kegiatan preventif dan edukatif. Hal tersebut diwujudkan Satpolairud Polres Paser dengan melaksanakan patroli humanis dalam program “Polisi Penolong” di kawasan Pelabuhan Rakyat Pesisir Desa Pondong Baru, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Rabu (12/8/2026).
Patroli tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan saat beraktivitas di wilayah perairan.
Kegiatan dipimpin Iptu Edy Soetjipto dengan melibatkan tiga personel, yakni Bripka Deni Saputra, Brigpol Yacob Rachmad, dan Bripda Raihan Alfaridzi N. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan Speed Boat dinas berkapasitas 40 PK untuk memantau aktivitas masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.
Selain melakukan pemantauan situasi, personel Satpolairud juga berinteraksi langsung dengan warga dan pengguna jasa transportasi air. Edukasi keselamatan diberikan secara langsung kepada penumpang taksi air maupun masyarakat yang berada di sekitar pelabuhan.
Petugas mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama berada di atas kapal atau perahu. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penggunaan jaket pelampung atau life jacket sebagai perlengkapan keselamatan utama ketika melakukan perjalanan di perairan.
Imbauan serupa disampaikan kepada para motoris taksi air. Mereka diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca dan gelombang sebelum maupun selama melakukan perjalanan.
Petugas juga mengingatkan agar keberangkatan ditunda apabila kondisi cuaca dinilai membahayakan. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya mencegah terjadinya kecelakaan di wilayah perairan yang dapat membahayakan keselamatan penumpang maupun pengemudi.
Kasat Polairud Polres Paser AKP Andi Ferial Junaedy, S.H., S.I.P., M.H., mengatakan kegiatan “Polisi Penolong” merupakan salah satu bentuk pelayanan kepolisian yang mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat pesisir.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman sekaligus memahami pentingnya mengutamakan keselamatan ketika beraktivitas di perairan. Kehadiran polisi tidak hanya untuk melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi dan pertolongan kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran bersama terkait keselamatan pelayaran. Dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat, potensi terjadinya kecelakaan di wilayah perairan diharapkan dapat diminimalkan.
Kegiatan patroli tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Desa Pondong Baru. Kehadiran personel Satpolairud dinilai memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat pesisir.
Melalui patroli “Polisi Penolong”, Satpolairud Polres Paser terus berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif dan dekat dengan masyarakat, khususnya mereka yang menggantungkan aktivitas sehari-hari pada wilayah perairan.
