Melalui Program Cyber Resilient Community, SPN Polda Kaltim Dorong Penguatan Ketahanan Siber Masyarakat

admin TBNews
0

 

Samarinda - Sekolah Polisi Negara Polda Kalimantan Timur terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keamanan dan ketahanan di ruang digital melalui sosialisasi proyek perubahan Cyber Resilient Community (CRC). Kegiatan tersebut dilgelar di Kantor OJK Kaltim Kaltara dengan melibatkan Bhabinkamtibmas dan lurah sebagai unsur yang memiliki peran penting di tengah masyarakat.


Sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan konsep CRC sekaligus memperkuat pemahaman para peserta mengenai pentingnya membangun lingkungan masyarakat yang mampu menghadapi berbagai risiko dan ancaman siber.


Bhabinkamtibmas dan lurah dipandang memiliki posisi yang sangat penting karena menjadi pihak yang berinteraksi langsung dengan masyarakat di tingkat kelurahan. Melalui peran tersebut, keduanya diharapkan dapat membantu menyampaikan edukasi mengenai keamanan digital secara lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman terkait tujuan dan penerapan program CRC, termasuk upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus kejahatan digital. Ancaman tersebut antara lain penipuan daring, kejahatan yang berkaitan dengan transaksi keuangan, penyalahgunaan data pribadi, serta bentuk kejahatan lainnya yang memanfaatkan perkembangan teknologi.


Tidak hanya sebatas memberikan informasi, Bhabinkamtibmas dan lurah juga diharapkan mampu mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam mengenali potensi ancaman serta mengambil langkah yang tepat apabila menemukan permasalahan di ruang digital.


Keterlibatan unsur kewilayahan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan siber yang dimulai dari lingkungan masyarakat. Dengan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga keamanan data pribadi dan menggunakan teknologi secara bijak.


Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menerangkan bahwa perkembangan teknologi digital harus diiringi dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam menjaga keamanan dirinya di ruang siber.


“Ketahanan siber tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama antara Polri, pemerintah daerah, OJK dan seluruh elemen masyarakat agar kesadaran terhadap keamanan digital semakin kuat,” ujarnya.


Menurutnya, keberadaan program Cyber Resilient Community diharapkan dapat memperkuat langkah pencegahan dengan menjadikan masyarakat sebagai bagian penting dalam menciptakan lingkungan digital yang aman dan sehat.


“Melalui edukasi dan kolaborasi yang dilakukan hingga tingkat kelurahan, kita berharap masyarakat semakin mampu mengenali berbagai ancaman digital, tidak mudah menjadi korban, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kejahatan siber,” tambahnya.


Dengan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, OJK dan masyarakat, program CRC diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan bersama dalam membangun budaya keamanan digital. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen menciptakan masyarakat Kalimantan Timur yang semakin cakap, waspada dan tangguh menghadapi perkembangan serta tantangan di era digital.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)