Kapolda Kaltim Tinjau Kawasan Industrial Farming Polres Bontang, Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian Terpadu

admin TBNews
0

 

Bontang - Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melakukan kunjungan kerja ke kawasan Pilot Project Industrial Farming Polres Bontang yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bontang Lestari, Kota Bontang, Sabtu (30/05/26).


Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kaltim didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Kaltim. Kunjungan ini juga dihadiri unsur Forkopimda Kota Bontang, Instansi Pemerintah Daerah, Perbankan, serta Kelompok Tani yang terlibat dalam pengembangan kawasan pertanian terpadu tersebut.


Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano, S.I.K., M.Si., memaparkan bahwa program Industrial Farming yang dikembangkan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kawasan tersebut memanfaatkan lahan pertanian seluas 20 hektare untuk budidaya jagung dan 13 hektare untuk tanaman hortikultura, yang terintegrasi dengan sektor peternakan dan perikanan.


Menurutnya, konsep yang diterapkan mengusung sistem pertanian terpadu berbasis zero waste, di mana setiap hasil samping dari sektor pertanian dan peternakan dimanfaatkan kembali guna meningkatkan efisiensi produksi. Limbah pertanian diolah menjadi pakan ternak, sedangkan kotoran ternak dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk mendukung produktivitas lahan.


Selain berorientasi pada peningkatan produksi pangan, kawasan tersebut juga diarahkan untuk mendukung pengembangan UMKM, program makan bergizi gratis, serta menjadi pusat edukasi dan wisata pertanian di masa mendatang. Berbagai rencana pengembangan juga tengah dipersiapkan, termasuk penambahan sarana pertanian modern, pengembangan peternakan unggas, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui kolaborasi dengan kementerian terkait.


Dalam arahannya, Kapolda Kaltim menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu aspek strategis dalam menjaga stabilitas dan ketahanan nasional. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah nyata melalui kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat kemandirian pangan daerah.


Kapolda juga menyoroti pentingnya pengembangan sektor pertanian yang tidak hanya berfokus pada proses budidaya, tetapi juga pada hilirisasi produk, pengembangan agroindustri, hingga pemanfaatan potensi agrowisata yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan kelompok tani.


Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa Polda Kaltim terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan, asosiasi, dan stakeholder terkait guna memperluas pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung program penanaman jagung di wilayah Kalimantan Timur. Saat ini, program Industrial Farming yang digagas Polda Kaltim telah berkembang di sejumlah Polres jajaran dengan total luasan lahan mencapai ratusan hektare.


“Program ini harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jangan berhenti pada seremoni semata, tetapi harus menjadi contoh dan model yang dapat diterapkan di daerah lain dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Kapolda.


Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Kapolda Kaltim turut menyerahkan bantuan pupuk kandang kepada Kelompok Tani Graha Mandala Lestari serta melakukan pelepasan 1.800 ekor bibit ikan nila sebagai upaya mendukung pengembangan sektor perikanan terpadu di kawasan Industrial Farming Polres Bontang.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)