Beri Himbauan Masyarakat Cegah Premanisme dan Judol, Sat Binmas Polres Kutim Intensifkan Penling dan Sambang

admin TBNews
0

 

Kutim - Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Satuan Binmas Polres Kutai Timur terus menggencarkan kegiatan penyuluhan keliling (penling) serta sambang kepada masyarakat di sejumlah titik keramaian di wilayah Kec.Sangatta Utara, Rabu (06/05/26).


Kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi strategis, seperti Pasar Sangatta Selatan, Simpang Tiga Jalan Diponegoro Sangatta Utara, hingga Pasar Induk Teluk Lingga. Personel Sat Binmas hadir langsung di tengah masyarakat untuk menyampaikan edukasi serta pesan-pesan kamtibmas secara humanis kepada pedagang, pengunjung pasar, maupun pengguna jalan.


Di kawasan Pasar Sangatta Selatan, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menolak segala bentuk aksi premanisme yang dapat mengganggu kenyamanan dan ketertiban lingkungan, seperti pungutan liar, intimidasi, maupun tindakan kekerasan.


Sementara itu, di Simpang Tiga Jalan Diponegoro, personel Sat Binmas mengingatkan para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk bahaya penyalahgunaan narkoba yang dinilai dapat merusak masa depan generasi muda.


Selain itu, di Pasar Induk Teluk Lingga, petugas juga mengedukasi para pedagang terkait dampak negatif judi online yang belakangan semakin marak dan berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi maupun sosial bagi masyarakat.


Tidak hanya menyampaikan pesan kamtibmas, personel Sat Binmas juga mengimbau warga untuk selalu memperhatikan keamanan rumah saat ditinggalkan, seperti memastikan pintu dan jendela terkunci rapat serta memeriksa instalasi listrik maupun kompor guna mencegah risiko kebakaran.


Masyarakat turut diajak untuk berpartisipasi aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian terdekat maupun melalui layanan call center 110.


Secara terpisah, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengatakan bahwa kegiatan penling dan sambang merupakan langkah preventif Polri dalam membangun kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.


“Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi sekaligus mempererat komunikasi dengan warga demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.


Ia menambahkan, kegiatan preventif dan preemtif seperti ini akan terus ditingkatkan guna menekan potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kutai Timur.


“Keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Kami berharap masyarakat semakin sadar untuk menjauhi tindakan melanggar hukum seperti premanisme, narkoba, maupun judi online,” pungkasnya.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)