Kutim - Upaya menghadirkan pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat terus dilakukan Polres Kutai Timur melalui program pembangunan dan renovasi Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah hukum Polres Kutim.
Sebanyak 13 jembatan menjadi sasaran program tersebut, dengan satu jembatan yang telah diresmikan di kawasan asrama Polsek Sangatta Utara. Sementara itu, 12 jembatan lainnya akan dikerjakan secara bertahap.
Peresmian program dilaksanakan di RT.64 Jalan Haji Masdar, Desa Sangatta Utara, Kec.Sangatta Utara, Kamis (19/03/26), dipimpin langsung oleh Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto, serta dihadiri unsur masyarakat dan pihak terkait.
Dalam keterangannya, Kapolres Kutim menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang telah berpartisipasi dalam terlaksananya program tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat.
“Hari ini kita mulai dengan peresmian satu jembatan, dan selanjutnya akan dilanjutkan pembangunan 12 jembatan lainnya secara bertahap,” ujarnya.
Dari keseluruhan proyek, tiga jembatan menjadi tanggung jawab langsung Polres Kutim, sedangkan sisanya akan ditangani oleh Polsek jajaran di wilayah masing-masing.
Lebih lanjut dijelaskan, program Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional Polri dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, sebagaimana arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta memudahkan akses ke berbagai sektor, termasuk pendidikan.
Dalam proses pengerjaannya, kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel Polri, TNI, serta masyarakat setempat. Mulai dari perbaikan lantai, pemasangan konstruksi hingga tahap pengecatan dilakukan bersama.
Selain peresmian, Polres Kutim juga menyerahkan bantuan sosial berupa bingkisan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian.
Program ini pun disambut antusias oleh warga. Mereka mengapresiasi langkah cepat Polres Kutim dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya terkait akses penghubung yang sangat vital.
Dengan adanya program ini, diharapkan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat, sekaligus mempererat hubungan sinergis antara Polri dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.